Header Ads

Breaking News

Mengapa Tanggal Paskah Gereja Katolik dan Ortodoks Berbeda?




Rama Luhur terkasih, saya pernah mendengar bahwa ada perbedaan tanggal hari raya Paskah antara Gereja Katolik & Protestan dengan Gereja Ortodoks Yunani. Pertanyaan saya: mengapa ada perbedaan tanggal Paskah tersebut? Apa dasar tanggal Paskah Katolik & Protestan? Apa dasar tanggal Paskah Ortodoks Yunani? Mohon penjelasan Rama. Terima kasih Rama. Berkah Dalem.

 Michael – Semarang


Sdr Michael dan para pembaca Salam Damai yang terkasih, terima kasih atas pertanyaan yang Anda ajukan. Hari Raya Paskah adalah hari raya Kebangkitan Tuhan Yesus yang selalu terjadi pada hari Minggu, namun tanggalnya selalu berubah. (Kalau hari raya Natal selalu jatuh pada tanggal 25 Desember, tetapi harinya berubah-ubah).
Pertanyaan adalah bagaimana cara menetukan tanggal perayaan paskah?
Di dalam Konsili Nicaea I pada 325 diputuskan bahwa seluruh umat Kristen akan merayakan Paskah pada hari yang sama, yang akan dihitung secara berbeda dari perhitungan umat Yahudi untuk menentukan tanggal Paskah Yahudi. Karena tidak adanya catatan keputusan konsili yang selamat hingga zaman modern, ada kemungkinan bahwa konsili tersebut tidak memutuskan cara tertentu untuk menghitung tanggal Paskah. 
Perhitungan dasar yang berlaku sejak Zaman Pertengahan adalah Paskah dirayakan pada hari Minggu setelah bulan purnama pertama setelah hari pertama musim semi (vernal equinox). Kalimat tersebut sebenarnya tidak tepat benar dengan sistem perhitungan gerejawi. Dalam perhitungan gerejawi, Gereja-Gereja Kristen menggunakan 21 Maret sebagai awal tanggal perhitungan Paskah, dari sana dicari kapan bulan purnama berikutnya, dst. Bagi Gereja-Gereja Ortodoks yang masih menggunakan kalender Julian, tanggal yang digunakan juga 21 Maret, namun dalam kalender Julian.
Dengan demikian Paskah menurut kalender Gregorian akan memiliki 35 kemungkinan hari, antara 22 Maret hingga 25 April (inklusif). Terakhir kali Paskah jatuh pada tanggal 22 Maret adalah pada tahun 1818 dan berikutnya adalah tahun 2285. Terakhir kali Paskah jatuh pada tanggal 25 April adalah pada 1943 dan berikutnya adalah tahun 2038. Siklus perputaran tangan-tanggal Paskah berulang tepat setiap 5.700.000 tahun; 19 April merupakan tanggal Paskah yang paling sering, yang terjadi 220.400 kali, atau 3.9%, dibanding dengan median tanggal-tanggal lainnya sebanyak 189.525 kali atau 3.3%.
Paskah menurut kalender Julian seringkali (sekitar 50%) dirayakan 1 minggu setelah kalender Gregorian, karena tidak adanya penyesuaian perhitungan tanggal seperti yang dilakukan di kalender Gregorian. Namun tidak jarang pula selisih waktunya hingga 3-4 minggu. Untuk menghindari perbedaan cara perhintungan Paskah, Gereja Katolik telah membuat tabel tanggal Paskah menurut aturan di atas. Seluruh Gereja yang merayakan Paskah merayakannya sesuai dengan tanggal di tabel.
Berkah Dalem, selamat menyongsong perayaan paskah. # (dari berbagai sumber)




Tidak ada komentar