Header Ads


Breaking News

Estafet Ketua HAK KAS: Dari Rama Budi kepada Rama Didik SJ

 Setelah  mengomandani Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (HAK KAS) selama 11 tahun, Rama Aloysius Budi Purnomo Pr menyerahkan tongkat estafet  kepemimpinan kepada Rama Eduardus Didik Chahyono SJ. Serah terima pelayanan (sertipel) diadakan dalam perayaan Misa di Gereja St Theresia Lisieux, Bongsari, Semarang, Jumat (1/3).

SERTIPEL: Rama Budi (kedua kiri) menyerahkan iventaris dan dokumen komisi HAK KAS kepada Rama Didik SJ disaksikan oleh Rama Vikjen (kiri) dan Rama Provinsial SJ (kanan). (Foto: Elwin)
MISA sertipel dan sekaligus Misa Jumat Pertama ini dipimpin oleh Vikaris Jendral (Vikjen) KAS Rama Yohanes Edy Purwanto Pr. Selain Rama Budi dan Rama Didik, ikut dalam konselebrasi ini Provinsial SJ Rama Petrus Sunu Hardiyanta SJ, ketua HAK Kevikepan Semarang Rama Purwanto Pr, koordinator HAK Kevikepan DIY Rama Martinus Joko Lelono Pr, dan ketua Komisi Keluarga KAS Rama Yeremias Balapito Dua MSF.

“Rama Budi Pur, terima kasih untuk pelayanannya di Keuskupan Agung Semarang selama sebelas tahun. Rama Didik, terima kasih untuk kesediaan dan kesiapannya untuk melayani di Keuskupan Agung Semarang ini. Rama Provinsial SJ, terima kasih karena Rama merelakan anggotanya untuk berkarya penuh di Dewan Karya Pastoral (DKP) KAS sebagai ketua Komisi HAK,” ucap Rama Edy dalam sambutannya.
Sementara itu, Rama Didik yang juga Kepala Paroki Bongsari, bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Bapa Uskup kepadanya untuk terlibat dalam komisi HAK KAS. “Saya masih harus belajar banyak untuk melayani di komisi HAK. Oleh karena itu saya berharap tuntunan dari Rama Budi dan teman-teman semua, supaya saya dapat mengemban tugas ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Rama Didik.
Rama Budi yang memulai tugas pelayanan di komisi HAK KAS ini sejak 25 Januari 2007 atau telah 11 tahun bergulat dengan komisi HAK, merasa ‘plong’ setelah menerima SK pemberhentian dari Bapa Uskup. Kini, ia merasa dirinya lebih ‘muda’ 11 tahun. “Sejak menerima SK Pemberhentian dari Bapa Uskup per 25 Januari 2019, saya merasa lega dan merasa lebih muda 11 tahun,” ucapnya becanda yang diikuti gelak tawa umat.
Di hadapan 200an umat, termasuk para suster dan para pendeta serta tokoh lintas agama, diadakanlah timbang terima dan berita acara serah terima pelayanan. Setelah dibacakan berita acara oleh staf DKP (Dewan Karya Pastoral), diadakan penandatangan berita acara oleh Rama Vikjen, Rama Didik, dan Rama Budi. Menyusul kemudian penyerahan inventaris dan dokumen komisi HAK KAS oleh Rama Budi kepada Rama Didik.
Rama Vikjen mewakili Bapa Uskup menyerahkan pula piagam penghargaan kepada Rama Budi atas pelayanan sebagai ketua komisi HAK KAS.
Dalam kesempatan itu Provinsial (pimpinan) Serikat Yesus, mengatakan syukurnya karena ada anggota Serikat Yesus yang dipercaya untuk mengemban tugas di tingkat keuskupan.
“Bagi kami (Serikat Yesus) persembahan Rama Didik kepada Gereja Keuskupan Agung Semarang ini sungguh luar biasa. Karena kami  sangat mencinta Ibu kami, yaitu Gereja. Kalau Bapa Uskup menghendaki kami melakukan ini, kami pasti melakukannya. Ini adalah kebahagiaan kami sebagai seorang Jesuit,” ungkap Rama Provinsial.
Selanjutnya, sebagai ketua HAK KAS, Rama Didik akan berkantor di Kantor Pelayanan Pastoral (KPP) KAS, jalan Imam Bonjol 172 Semarang. # Elwin


Rama Edwardus Didik Chahyono SJ
Rama Aloysius Budi Purnomo Pr

Tidak ada komentar