Header Ads

Breaking News

Bolehkah Terima Komuni setelah Nikah di KUA?


Rama AG Luhur Prihadi, saya mempunyai teman, sebut saja A, dan tinggal di Bandung. Ia menikah di KUA. Kemudian bersama isteri, ia pindah ke kampung halaman A dan memiliki satu anak. Karena di kampung si A tidak bisa menafkahi, akhirnya isteri meninggalkannya dan kembali ke Bandung.
Meski sudah menikah di KUA, si A masih tetap merasa Katolik, karenanya ia masih menerima komuni setiap kali ikut Misa. Ketika ditanya kok menerima komuni, ia menjawab bahwa sudah mengaku dosa dan sudah diperbolehkan. Pertanyaan saya, apakah dengan menikah di KUA membuat si A keluar dari Gereja Katolik? Jika benar, mengapa si A diperbolehkan menerima komuni? Apakah dengan mengaku dosa, si A sudah boleh menerima komuni? Mohon penjelasan Rama. Terima kasih.

Ferdinan – Surakarta




Saudara Ferdinan dan para pembaca Salam Damai yang terkasih, Perkawinan katolik yang sah adalah kalau perkawinan itu dilangsungkan menurut tata cara Katolik dan memenuhi tuntutan hukum Gereja Katolik. Perkawinan orang Katolik di KUA adalah perkawinan tidak sah menurut hukum Gereja Katolik. Akibatnya adalah, orang katolik tersebut hidup dalam perkawinan tidak sah. Ketika perkawinan yang dilangsungkan di KUA itu suatu ketika ‘kandas’ dan cerai (pisah) dengan kepastian tidak akan kembali lagi dengan pasangannya tersebut, misalnya ada surat cerai, maka ia bisa kembali menerima sakramen-sakramen jika ia sudah menerima Sakramen Tobat.

Orang Katolik yang menikah di KUA, tidak selalu keluar dari Gereja Katolik, kecuali dia memang menyatakan diri meninggalkan iman dan Gereja Katolik. Dengan menikah di luar Gereja Katolik, yang bersangkutan tidak terkena ekskomunikasi langsung atau keluar dari Gereja Katolik, melainkan terhalang untuk menerima sakramen-sakramen dan sambut komuni.

Jika yang terjadi adalah tetap mau hidup bersama, pemberesan  bagi pasangan yang telah nikah KUA dan tetap mau melanjutkan hidup perkawinannya adalah dengan pemberesan biasa dengan dispensasi beda agama.  Setelah pemberesan dilakukan, maka pihak katolik bisa menerima komuni kembali. Berkah Dalem. # 

No comments