Header Ads


Breaking News

Tak Lelah Berkreasi

Maria Fransisca Catur Wulandari

Terus berkreasi demi melayani anak-anak sekolah minggu, menjadi bagian kesibukan OMK Paroki Keluarga Kudus, Atmodirono, Semarang ini. Selalu mencari ide kerajinan tangan untuk melayani anak-anak sekolah
    Hari Sabtu digunakan gadis yang akrab disapa Maria ini untuk mencari ide kerajinan tangan anak-anak Sekolah Minggu yang disesuaikan dengan bacaan Injil Minggu tersebut. Ya, di luar kesibukannya sebagai mahasiswi tingkat akhir di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) St Elisabeth Semarang, pemilik nama lengkap Maria Fransisca Catur Wulandari ini menjadi pengajar sekolah Minggu di Gereja Keluarga Kudus Atmodirono Semarang. 
    Kebersamaan dengan anak-anak sekolah Minggu menguntai sukacita di hati bungsu dari empat bersaudara.  “Sekolah minggu mengenalkan saya dengan pribadi Yesus lebih mendalam dengan cara yang gembira dan tidak membosankan. Karena itulah, saya ingin membagikan pengalaman saya sehingga anak anak sedari kecil dapat diajarkan untuk mencintai Yesus lewat bacaan Kitab Suci. Pengajar sekolah minggu hendaknya selalu berkreasi sehingga selalu muncul ide-ide yang segar dan menarik anak-anak,” ujar pemilik motto ‘hidup jalani, nikmati, dan syukuri anugerah kehidupan ini’.

    Pelayanan pengagum Santa Theresa dari Kalkutta ini tak terhenti sebagai pengajar sekolah minggu, ia juga mengaktifkan kembali kegiatan Pendampingan Iman Remaja (PIR) yang sudah lama vakum. Bahkan dara berkacamata kelahiran Wonogiri, 17 Juli 1996 ini tahun ini terpilih menjadi koordinator PIR Gereja Keluarga Kudus Atmodirono, Semarang. #Ivonne Suryanto

No comments