Header Ads


Breaking News

Sang Penjaga Gua Maria Kereb Ambarawa

Agustinus Kemadi
"Mas, tuwung  untuk hosti kurang," kata seorang prodiakon kepada Agustinus Kemadi (39). Lantas dengan cekatan, sang penjaga Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA) ini bergegas untuk mencari piala di sakristi. Sesaat kemudian, Ketua Lingkungan St Petrus Sendandang, Paroki Girisonta ini sudah disibukkan dengan persiapan tetek bengek penyelanggaraan Misa, di kompleks GMKA.

"Wah, kaki saya sampai panas Mas, persiapan wira-wiri kesana kemari sejak tadi siang. Tapi rasa capek itu terbalas dengan terlayaninya umat di Kerep ini," tutur Kemadi, mantan Koster Paroki St Petrus Paulus Mangga Besar, Jakarta selama 2 tahun ini, memang sudah terbiasa pulang larut malam, bahkan dini hari, untuk memastikan penyelenggaraan misa di Kerep benar-benar selesai.
"Kalau untuk Misa suronan seperti ini, saya sampai di rumah bisa nanti jam 1 dini hari. Dan pagi harus sampai sinni lagi untuk persiapan misa harian," ungkap suami Monica Atik Juarini ini.
Suka duka juga dirasakan Kemadi saat menjadi koster di GMKA sejak November 2007 ini. Bapak dua anak, Ignasius Vigo Pratama (10) dan Maria Ester Felicita (3) itu mengungkapkan senang, karena bisa melayani Bapa Uskup dan para Rama se-KAS. sedangkan dukanya, karena melayani orang banyak, kadang ada umat yang kurang ngewohke.
Dalam melayani orang banyak, Kemadi hanya bermodal sabar dan sabar. "Rasa capek dan lelah saya, saya persembahkan kepada Tuhan. Yang penting bbagi saya, umat merasa terlayani, dan umat bisa mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ziarah di GMKA ini "sambung sang penjaga GMKA ini. #JokoPit

No comments