Header Ads

Breaking News

Pacar Tak Kunjung Melamar


Rama Yeremias terkasih, akhir-akhir ini saya agak cemas dengan sikap pacar saya yang tak kunjung melamar saya. Kami sudah berpacaran empat tahun. Selama pacaran, hubungan kami tidak ada kendala yang cukup berarti. Saya dan dia sudah merasa cocok. Kami sudah saling menerima kekurangan masing-masing. Keluarga juga saling mendukung. Dari sisi ekonomi, kami terbilang sudah mapan. Saya cemas karena sudah berumur 29 tahun. Ada kesan pacar saya mengulur-ulur waktu. Perlukah saya dulu yang menanyakan soal itu? Mohon nasehat Rama. Terima kasih.

Yosefine – Yogyakarta


Yosefine terkasih, terima kasih untuk keterbukaanmu menyampaikan perasaan hatimu melalui ruang konsultasi keluarga ini. Pacaran sudah cukup lama, 4 tahun, banyak hal sudah siap, tetapi status hubungan kalian tidaklah jelas bahkan belum terucapkan secara verbal bahwa kalian sudah menyandang status sebagai pacar bagi satu sama lain.
Sebagaimana sudah sering diuraikan dalam ruang konsultasi ini, bahwa pacaran adalah suatu periode yang dapat digunakan oleh seorang pemuda dan pemudi untuk bisa lebih mengenal dan memahami satu sama lain, sebelum mengambil keputusan: ya, hubungan berlanjut ke jenjang pernikahan, atau menunda untuk jangka waktu tertentu atau break total alias tidak dapat melanjutkan hubungan tersebut.
Bertolak dari tujuan pokok masa pacaran, mari kita bahas beberapa hal yang dinyatakan dalam surat Yosefine. Anda menuliskan bahwa sudah pacaran 4 tahun, akan tetapi si pacar tak kunjung melamar, padahal hubungan kalian tidak mendapatkan kendala yang berarti, keluarga sudah ikut mendukung, dalam hal ekonomi juga sudah tergolong mapan, bahkan kalian sudah saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau bukan sebuah hubungan pacaran, hubungan macam apakah yang sudah Anda jalani selama 4 tahun ini? Apakah ini yang sering dikatakan orang sebagai sebuah hubungan tanpa status? Alias tidak ada kejelasan mengenai jenis, taraf dan tingkat hubungan Anda.
Pasti Anda berdualah yang bisa menjawabnya. Andaikan selama ini secara verbal tak pernah eksplisit dinyatakan, akan tetapi saya menduga bahasa tubuh dan non verbalnya sudah memberi isyarat tersebut.
Selanjutnya Yosefine juga menulis bahwa ada kesan si pacar mengulur-ulur waktu. Apakah kesan tersebut menyiratkan bahwa dia memang ingin mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin sebelum melangkah ke jenjang hidup perkawinan ataukah justru ingin secara perlahan-lahan menghindar dan menjauh dari Anda? Sekali lagi, Anda berdualah yang pantas menjawabnya.
Menghadapi status hubungan yang tidak jelas arahnya, maka saya menyarankan agar Yosefine bisa mengajak si pacar secara serius membicarakan jenis hubungan kalian dan kelanjutannya. Komunikasi yang baik akan menghasilkan kejelasan relasi Anda berdua saat ini dan kelanjutannya. Bila memang ada persoalan atau beban tanggungjawab yang mungkin sedang dihadapinya, kiranya bisa dicarikan solusi dan jalan keluar terbaik bersama-sama. Dengan adanya komunikasi  dan keterbukaan diantara kalian berdua, status hubungan kalian menjadi terang benderang dan pada akhirnya bisa melangkah maju dengan lebih jelas dan pasti. Berkah Dalem! #

No comments