Header Ads

Breaking News

KONSULTASI ANAK - Anak Lebih Dekat dengan Nenek

Elizabeth Wahyu Margareth Indira, M.Pd.,Psi.
Psikolog dan Praktisi Pendidikan Anak
Psikolog Pelangi Kasih-Yayasan Pangudi Luhur
Email: talenta.lpt@gmail.com
Website: www.talentasemarang.com


Pertanyaan:
Bu Indira, saya memiliki 2 orang anak berusia 7 dan 2 tahun. Saya dan suami bekerja di kota yang berbeda dan anak kami dititipkan di rumah orangtua saya. Berat rasanya harus berpisah dengan suami dan anak. Namun karena tuntutan pekerjaan mengharuskan kami bertemu hanya saat weekend saja. Jujur Bu, saya sedih saat melihat anak saya lebih dekat dengan ibu saya dibanding dengan saya. Saya sudah pernah menyampaikan pada suami agar saya keluar dari pekerjaan saat ini dan mencari kerja baru yang dapat sekota dengan suami dan anak. Tapi keinginan saya ditolak karena gaji dan posisi saya saat ini sangat mapan dan membantu perekomonian keluarga. Menurut Bu Indira apa yang harus saya lakukan agar anak mau dekat dengan saya kembali?

Desi Anggraeni - Pekalongan



Jawaban:

Ibu Desi yang terkasih, persoalan yang Ibu alami dimana harus berpisah dengan orang-orang yang sangat Anda cintai tentu bukan hal yang mudah. Perlu berbagai pertimbangan yang matang sebelum Anda memutuskan untuk menyelesaikan masalah dengan keluar dari pekerjaan. Keputusan yang Anda buat pun sebaiknya harus disepakati bersama suami.

Kondisi keluarga yang berbeda-beda tempat tinggal tentu akan membawa dampak pada relasi suami-istri maupun orangtua-anak. Namun saat ini saya akan memfokuskan pada persoalan agar anak-anak kembali dekat dengan kedua orangtua. Karena permasalahan ini cukup kompleks maka alangkah baiknya Anda dan suami juga berkonsultasi secara langsung dengan psikolog keluarga atau dengan pembimbing rohani. Ingatlah kembali tujuan pernikahan dan akan dibawa kemana keluarga Anda.

Bu Desi patut bersyukur bila masih ada orangtua yang dapat membantu mengasuh anak-anak. Jangan merasa bersalah dengan keadaan ini. Namun juga perlu dipertimbangkan pula keinginan Ibu yang rindu berkumpul bersama dengan keluarga. Karena yang paling bertanggung jawab dalam pengasuhan dan pendidikan anak adalah Anda dan suami sebagai orangtua kandung. Perlu diperhatikan bahwa anak Anda harus terpenuhi kebutuhan psikologisnya, perkembangan emosi dan kepribadiannya.

Bu Desi, saat ini yang Ibu dan suami dapat lakukan agar bonding atau kelekatan dengan anak dapat kembali adalah lebih intens dalam berkomunikasi dengan anak. Kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan misalnya dengan fasilitas video call serta mendengarkan ceritanya dengan seksama.

Gunakan kesempatan saat weekend dan hari libur untuk makin mempererat kedekatan Anda. Saat bersama anak prioritaskan waktu kebersamaan dengan berbagai aktivitas yang dilakukan bersama, meletakkan ponsel dan bermain bersama anak.

Meski jarang bertemu namun Anda tetap harus bersikap tegas pada anak bila ia bersalah atau meminta sesuatu yang bukan menjadi kebutuhannya. Seringkali orangtua yang sibuk bekerja mengiyakan segala permintaan anak untuk menebus rasa bersalahnya. 

Penting pula untuk berdiskusi dengan orangtua Anda tentang pola asuh yang ingin Anda terapkan bagi anak-anak. Perlu kesepahaman dalam mendidik agar anak tidak bingung dan dapat berperilaku sesuai yang diharapkan. Sebagai orangtua Anda perlu untuk menumbuhkan kehangatan, kedekatan dan rasa sayang pada kedua anak Anda. Terlebih di usia yang masih sangat belia mereka membutuhkan kehadiran secara fisik dan keterlibatan langsung dari kedua orangtuanya.

Cobalah berbicara dengan anak tentang yang dirasakan dan yang menjadi keinginannya. Hargailah pendapat anak bila ia mengatakan harapannya dan alasan mengapa ia akhir-akhir ini lebih dekat dengan neneknya. Karena frekuensi pertemuan, perhatian dan rasa nyaman yang diperoleh dari nenek tentu membuat ia merasa lebih senang berada dekat nenek. Silakan dipergumulkan dan didoakan kembali bersama suami.

Bu Desi terkasih, ingatlah bahwa anak adalah anugerah dari Tuhan yang harus kita pertanggungjawabkan. Anak adalah ‘investasi’ masa depan. Bila Allah menitipkan anak dalam keluarga, maka sebagai orangtua bila Anda berusaha mengasuhnya dengan baik percayalah Allah akan memperlengkapi orangtua dengan segala yang dibutuhkan anak kita, termasuk secara finansial. # 

No comments