Header Ads

Breaking News

Rama FX Sukendar Pr Bercerita Seputar Pemilihan Uskup

Dua bulan setelah terpilih menjadi Administrator Diosesan atau awal tahun 2016, Rama FX Sukendar Pr dimohon Nuntius Apostolik (Duta besar Vatikan untuk Indonesia) Mgr Antonio Guido Filipazzi untuk memberi laporan diskripsi situasi Keuskupan Agung Semarang (KAS), seperti jumlah umat, jumlah pelayan-pelayan, tantangan-tantangan yang dihadapi, situasi sosial kemasyarakatan, dll. 

Berdasarkan laporan ini, Rama Sukendar pun dimohon merumuskan sosok pemimpin macam apa yang dibutuhkan oleh KAS. “Sebagai Administrator Diosesan, saya pun dimohon masukan tiga nama imam sesuai dengan sosok pemimpin yang dibutuhkan bagi Keuskupan Agung Semarang,” ucap teman angkatan Mgr Rubiyatmoko ini. 

Pemimpin seperti apa yang cocok dan dibutuhkan oleh KAS? “Yang utama adalah bagaimana RIKAS (Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang) itu akan dijalankan dan dikembangkan lebih lanjut. Maka berdasarkan pemikiran itu, kita membutuhkan pemimpin seperti apa. Sebetulnya tidak sangat spesial, dalam arti pada umumnya membutuhkan pemimpin yang mempunyai visi. Menempatkan dirinya dalam visi. Karena dia harus menjaga visi itu dan mengembangkannya untuk visi ke depan,” tuturnya.

Tambahnya lagi, “Dengan jumlah imam yang cukup besar dan keterlibatan kaum awam yang luar biasa ini, menurut saya, kaum awam harus dirangkul dan diberi peran yang lebih besar serta membangun kerjasama yang lebih sinergis. Kepemimpinan yang sinergis dan berani memberi apresiasi positif kepada keterlibatan-keterlibatan yang sudah ada.” 

Dari nama-nama itu Nuntius mengolahnya dengan mekanisme yang tak satu pun mengetahui. Nuntius pasti meminta pertimbangan kepada uskup-uskup dan imam-imam yang lain. Lalu membuat catatan-catatan berkaitan dengan tiga imam yang diusulkan. Namun bisa jadi Nuntius punya gambaran tersendiri mengenai tiga imam tersebut berdasarkan masukan dari para uskup yang lain. # Elwin

No comments