Header Ads

Breaking News

Tanpa Karyawan, Karya Keuskupan Tak Optimal

GELAK TAWA: Rama Sukendar turut menghibur para purna karyawan hingga bertawa terbahak. (Foto: Elwin)

Sebagai ungkapan terima kasih kepada para pensiunan yang telah berkarya sebagai karyawan keuskupan, kantor sekretariat keuskupan Keuskupan Agung Semarang, mengundang para pensiunan di Rumah Uskup, Sabtu (7/1). Sekretaris Keuskupan Rama Ignatius Triatmoko MSF menyambut gembira atas kehadiran 17 pensiunan keuskupan.

Para purna karyawan ini pernah berkarya sebagai karyawan Keuskupan Agung Semarang dalam berbagai bidang: katekis, administrasi, kearsipan, dll. Masa kerja mereka juga bervariasi, antara 30-40 tahun, bahkan ada yang hampir mendekati 50 tahun, seperti Gunarto yang berkarya 47 tahun.

Mereka hadir didampingi keluarga, karena fisik yang sudah lansia. Masing-masing dari mereka ini diberi kesempatan memperkenalkan diri, sekaligus sharing singkat tentang tugas yang pernah mereka emban. Dari sharing tersebut tampak bahwa mereka bahagia boleh berkarya sebagai tenaga keuskupan. 

Pertemuan ini dibuka dengan misa di kapel keuskupan yang dipimpin oleh Rama FX Sukendar Pr –Administrator Diosesan- bersama ekonom keuskupan Rama Ignasius Arya Dewanto SJ dan sekretaris Rama Ignatius Triatmoko MSF. 

Dalam homili, Rama Triatmoko mewakili Keuskupan Agung Semarang menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian kepada Gereja. “Peran karyawan Gereja sangat penting. Tanpa karyawan para rama tidak dapat berkarya dengan optimal,” ucapnya.

Usai misa, para pensiunan diajak untuk bersama menikmati hiburan dan berbagi doorprize dengan tebak-tebakan bersama para karyawan keuskupan yang masih aktif. Mereka semua tampak menikmati acara dan bahagia. # Elwin 


No comments