Header Ads


Breaking News

Kirab 1000 Salib

SALIB BAMBU: Seribu salib dari bambu turut dikirab dalam Kirab Salib AYD di Paroki Boro. (Foto: Monica)

Jumat, 17 Februari 2017 umat Paroki St Theresia Lisieux Boro, Kulon Progo berjalan kaki berbondong-bondong menuju Goa Maria Sendangsono, Paroki St Maria Lourdes Promasan. Mereka berjalan sambil membawa salib-salib kecil yang terbuat dari bambu.

Hari itu memang dijadwalkan menjadi hari kirab salib AYD dari Paroki Boro menuju Paroki Promasan. Rute yang naik turun bukit tidak menyurutkan niat umat Paroki Boro untuk berjalan kaki bersama mengikuti salib AYD yang dibawa barisan paling depan. Mereka berangkat dari Paroki Boro pukul 15.00 WIB. Perarakan salib AYD juga diiringi dengan tari-tarian jathilan, kelompok-kelompok yang menggunakan pakaian Jawa dan pakaian ala petani. Pembawa salib AYD menggunakan pakaian jawa berupa surjan, jarik, dan menggunakan blangkon.

Di pelataran Goa Maria Sendangsono, umat Paroki Promasan sudah menunggu untuk mengikuti misa penyambutan salib AYD. Misa dijadwalkan akan dimulai pukul 17.00 WIB. Misa diawali dengan puji-pujian dari kelompok slawatan katolik yang ada di Paroki Promasan. Pukul 17.00 WIB, ketika salib AYD tersebut tiba di Sendangsono, misa penyambutan langsung dimulai. Penyerahan salib tersebut diawali dengan tari-tarian kemudian ketua OMK Paroki Boro menyerahkan salib AYD tersebut kepada OMK Paroki Promasan.

Suasana semarak terlihat dalam penyambutan salib AYD di Sendangsono. Umat Paroki Boro, Promasan, dan sekitarnya berkumpul di Sendangsono menambah semarak misa penyambutan salib AYD tersebut. # Monica Warih WK

No comments