Header Ads

Breaking News

Sinopsis Majalah SALAM DAMAI Edisi 88 Vol 09 (FEBRUARI 2017)

Sinopsis Majalah SALAM DAMAI Edisi 88 Vol 09 (FEBRUARI 2017)


Tema: Pastoral Orang Sakit


Menyuguhkan beragam rubrik informatif dan menarik, antara lain:

Fokus   
Merawat “Tamu Ilahi” di Rumah Sakit

Paus Benediktus XVI maupun Paus Fransiskus dalam peringatan Hari Orang Sakit Sedunia (11 Februari) menegaskan bahwa peristiwa sakit bukan hanya persoalan fisik semata. Ada dimensi spiritual di dalamnya. Di satu sisi, sakit cenderung membawa penderitanya berada dalam situasi krisis dan putus asa. Namun di sisi lain, peristiwa penderitaan itu juga menjadi sarana untuk mendapatkan makna terdalam dari apa yang tengah dialami. Sakit bisa mengasah iman kita untuk lebih dekat dengan Tuhan, yang selalu berjalan di sisi kita dengan salib di pundaknya.

Di sinilah terasa pentingnya pendampingan pastoral. Rama Bernardus Hary Asmara MSF, pastor untuk pastoral care RS St Elisabeth Semarang, memandang bahwa pendampingan pastoral menjadi bagian penting untuk mendukung kesembuhan pasien.


Liputan Khusus
Saatnya Gereja-Gereja Rekonsiliasi

Sebanyak 31 pendeta dari denominasi Gereja Protestan dan 4 rama Gereja Katolik Roma beribadat bersama dalam Ibadat Ekumene, dalam rangka Pekan Doa Sedunia untuk kesatuan umat Kristen. Ibadat yang dihadiri juga tak kurang dari 700 umat dari berbagai Gereja ini, diselenggarakan di Gereja Katolik Kristus Raja, Ungaran, Semarang, Senin (23/1). 

Kegiatan tahunan ini diselenggarakan oleh komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (HAK KAS) bekerja sama dengan Persatuan Gereja Kristen Semarang (PGKS). Menurut ketua komisi HAK KAS Rama Aloysius Budi Purnomo Pr, “Ibadat ekumene ini untuk melanjutkan Pekan Doa Sedunia yang telah dimulai sejak tahun 1908 atau 109 tahun yang lalu, berkat kerjasama antara Dewan Kepausan untuk Persatuan Umat Kristen dan Komisi Faith and Order dari Dewan Gereja Sedunia di Jerman,” ucap Rama Budi. Dan tema PDS tahun ini adalah  ‘Rekonsiliasi: Kasih Kristus Menguasai Kita’”.

Inspirasi Iman
Yohanes Handoko Berjumpa dengan Yesus

“Hari itu sepertinya aku sadar terbaring di salah satu bed ICU sebuah rumah sakit ternama Kota Semarang. Tiba-tiba saja ada beberapa sosok hitam mengelilingiku. Mereka menawarkan sekerat roti. Aku menerimanya. Namun segera kubuang roti itu.

Tiba-tiba saja muncul dua sosok putih berkilauan mendekatiku. Aku paham betul tentang sosok itu, seperti yang kukenal dalam gambar-gambar rohani. Ya, aku yakin sosok itu Yesus dan Bunda Maria. Aku pun mendengar dengan jelas suara yang berkata, ‘Mulai sekarang, Akulah yang mengatur hidupmu ....‘  Dan ketika mataku berkedip, dua sosok itu hilang dari pandanganku,” sharing Yohanes Handoko tentang perjumpaannya dengan Yesus dan Bunda Maria.

Konsultasi Keluarga
Bingung, Antara Gereja dan KUA

Rama Yeremias terkasih, saya dan pacar saya berencana menikah tahun depan. Kami sudah berpacaran 2 tahun dan pacar saya seorang muslim. Saya bingung dengan tawaran keluarga pacar saya. Meski tidak fanatik, keluarga pacar saya meminta pernikahan kami dilakukan di KUA, baru kemudian nantinya pemberkatan di Gereja. Alasannya, pacar saya anak lelaki tertua dan ayahnya sudah meninggal; dia berkewajiban untuk menikahkan adik-adiknya serta memandikan jenasah ibunya jika kelak meninggal dunia. Mohon petunjuk Rama. Terima kasih. 

Konsultasi Iman
Bagaimana Menjelaskan Hosti Menjadi Tubuh Kristus?

Katekismus Gereja Katolik (KGK) mengajarkan bahwa pada saat konsekrasi dalam Misa, roti dan anggur di altar sungguh-sungguh menjadi Tubuh, Darah, Jiwa dan Ke-Allah-an Yesus Kristus. Roti dan anggur sudah tidak ada lagi, meskipun wujudnya dan sifatnya tetap roti dan anggur. Perubahan yang amat penting ini oleh Gereja Katolik dinamakan perubahan hakiki atau transsubstansiasi - perubahan seluruh substansi roti ke dalam substansi Tubuh Kristus, dan seluruh substansi anggur ke dalam substansi Darah-Nya.  

Liputan Khusus
Temu Pastoral 2017: OMK dalam Multikultural

Mengawali tahun 2017, Dewan Karya Pastoral (DKP) Keuskupan Agung Semarang menyelenggarakan Temu Pastoral (Tepas) untuk belajar dan merancang program pelayanan satu tahun sesuai Arah Dasar 2016-2020 dan RIKAS 2016-2035. Tema Tepas kali ini adalah ‘Mengembangkan Pastoral Orang Muda yang Bergairah di Tengah Masyarakat Multikultur’. 

Ada tiga pemaparan dalam tepas ini. Pertama dari Komisi Kepemudaan KAS dan Komisi Kerasulan Mahasiswa yang membahas ‘Realitas dan Idealitas Orang Muda’.  Sesi ini mengajak OMK untuk memandang multikulturalisme sebagai peluang dan bukannya ancaman. Sejumlah OMK bersaksi bahwa mereka mampu hidup bersama dalam keberagaman budaya, suku, dan agama. Namun ada pula yang mengalami situasi kurang nyaman ketika berdampingan dengan masyarakat beragam budaya.


Konsultasi Anak
Mengatasi Anak Ngompol

Anak berusia 10 tahun yang masih sering mengompol sudah bukan merupakan hal yang wajar lagi lho. Sebaiknya bicarakan hal ini dari hati ke hati dengan cucu dan putri Anda. Anak adalah harta yang sangat berharga yang dititipkan Allah pada kita. Bila Tuhan sudah mengkaruniakan anak, maka sebagai orang tua tentu Tuhan sudah memperlengkapi kita untuk mencukupi segala kebutuhannya.








SALAM DAMAI majalah umat Keuskupan Agung Semarang….

Dapatkan majalah umat Keuskupan Agung Semarang di:
Kevikepan Yogyakata (Dody - 081215498457); 
Surakarta (Magdhalena Lilis - 085725391700); 
Kedu (Eko - 081325471453); 
Semarang (Lily - 081390887950).
Juga di Toko Devosional Keuskupan, Toko Buku ‘Shekinah’ Semarang, Showroom Penerbit Kanisius Yogyakarta, dan toko rohani & sekretariat paroki. 

No comments