Header Ads

Breaking News

Umat Ignatius Memiliki Kapel Adorasi

Rama FX Krisno Handoyo memberkati tabernakel Kapel Adorasi Abadi St Ignatius. (Foto: Anton W)
Umat Paroki St Ignatius menutup Tahun Yubileum Kerahiman Allah sekaligus merayakan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam dengan Misa Syukur di Gereja St Ignatius Magelang, Minggu (20/11). Sebagai pusat kevikepan Kedu, pada peristiwa ini juga diadakan peresmian dan pemberkatan Kapel Adorasi Abadi St Ignatius dan Taman Doa Maria Bunda Kerahiman Allah yang terletak di belakang Gereja.

Misa yang dipimpin Delegatus Administrator Kedu Rama FX Krisno Handoyo Pr didampingi 7 Rama yang berkarya di Kevikepan Kedu ini juga dihadiri peserta Kongres Ekaristi Keuskupan III Kevikepan Kedu dan beberapa umat paroki St Fransiskus Xaverius Kidul Loji yang hendak mengakhiri Tahun Kerahiman Allah dengan berziarah di Gereja St Ignatius Magelang.

Dalam homili, Rama Krisno mengatakakan, “Mengakui Kristus sebagai Raja berarti menempatkan Kristus sebagai pusat yang merajai hati, pikiran, kehendak dan tindakan kita sehari-hari, baik sebagai individu, dalam keluarga, komunitas, maupun pengelolaan pemerintahan, persaudaraan antar bangsa serta dalam pemanfaatan alam semesta dan lingkungan hidup.”

Tegaskan pula, dimensi kekuasaan Kristus sebagai raja bukan merupakan dimensi politis, namun dimensi religius yang berorientasi pada pelayanan. “Karena itu, dalam keyakinan pengikut Kristus, pemimpin adalah pelayan dari semua pelayan. Dalam karya-Nya, Yesus selalu memberi kesembuhan, pengampunan, kehidupan, pelepasan, mengembalikan harkat manusia, serta memberikan cinta bahkan diri-Nya sendiri bagi umat manusia. Dalam karya Kristus-lah kita melihat gambaran Allah yang tidak kelihatan.”

Sumur Suci
Lewat misa penutupan Tahun Kerahiman Allah, umat dipanggil menjadi bentara peradaban kasih dengan mewujudkan Kerahiman Allah kepada siapapun lewat tindakan membagikan sukacita bagi yang bersedih, sahabat bagi yang kesepian, harapan bagi yang kehilangan semangat hidup. Hal ini bisa dilakukan lewat 3 positif: berfikir secara positif baik aspek vertikal maupun horisontal, bertindak positif serta berkata-kata positif.

Usai homili dilanjutkan upacara pemberkatan Kapel Adorasi St Ignatius dan Taman Doa Maria Bunda Kerahiman Allah. Perayaan Ekaristi ditutup dengan Perarakan dan Pentahtaan Sakramen Mahakudus dari gedung gereja menuju kapel, yang dilanjutkan dengan adorasi kepada Sakramen Mahakudus.

Kapel adorasi ini diharapkan tidak hanya digunakan oleh umat paroki St Ignatius, namun juga oleh umat kevikepan Kedu. Setiap hari, umat wilayah-wilayah di Paroki St Ignatius secara bergantian melakukan adorasi selama 24 jam di kapel ini, sedangkan Misa Kudus diadakan setiap hari Jumat pukul 17.00 WIB.


Taman Doa Maria Bunda Kerahiman Allah di waktu malam hari. (Foto: Anton W)
Di dalam kapel ini juga terdapat Sumur Suci yang bisa digunakan oleh paroki-paroki di Kedu yang belum memiliki Sumur Suci untuk menyingkirkan benda-benda suci yang sudah tidak bisa digunakan lagi. # Anton Wijayanto

No comments