Header Ads


Breaking News

ISKA Siap Perbarui Diri

Rektor USD Johanes Eka Priyatma memaparkan pendidikan Indonesia yang masih carut marut. (Foto: Yovita)
Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Yogyakarta menyelenggarakan sarasehan di ruang LPP Realino, kampus Sanata Dharma, Yogyakarta, Sabtu (24/9). Hadir sebagai narasumber Rektor Universitas Sanata Dharma Johanes Eka Priyatma MSc, PhD dan Methedeus Kusumahadi dari Satu Nama Yogyakarta.  Selain itu ada sekitar 20 anggota Ikatan Sarjana Katolik mengikuti seminar tersebut.

Johanes Eka memaparkan materi dengan mengatakan bahwa sesungguhnya pendidikan berbasis spiritual Katolik begitu kaya, karena berpusat kepada Yesus. Kehidupan Yesus selalu update untuk dibahas di sepanjang waktu. Apalagi terkait dengan nilai-nilai kehidupan yang ditawarkan Yesus.

Johanes berkata lagi, “Di sisi lain, pendidikan, baik di sekolah maupun di Perguruan Tinggi Katolik mengalami masalah urgensi. Ada dua faktor penyebabnya, yaitu faktor internal dan eksternal. Misalnya, identitas, pesatnya teknologi, dan formalisme.

Selain itu, pendidikan di Indonesia belum mencerminkan kemerdekaan. Dan parahnya, globalisasi pendidikan mulai menjamah. “Menghadapi masalah ini, apakah sikap kita? Atau kita cukup menjadi penonton? Apa yang bisa dibuat oleh Ikatan Sarjana Katolik?" tanya Johanes.

Sementara Methedeus Kusumahadi menambahkan beberapa hal terkait dengan RIKAS (Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang) yang menjadi pedoman, baik dari aspek kelembagaan maupun aksi operasional. "Bagaimana ISKA mentransformasi RIKAS demi terwujudnya peradaban Kasih?" tanya Methedeus. * Yovita Tri RR

No comments