Header Ads

Breaking News

Rama Andita Triayanto MSF - Melukis dengan Ballpoint

SEORANG rama pandai berkotbah, itu sudah jamak. Begitu juga, kalau pandai dan sanggup membikin kegiatan-kegiatan rohani menjadi hidup dan berkesan, bukan kejutan. Karena kemampuan ini juga sudah diasah sejak masih berada di bangku seminari.

Namun, kalau seorang rama pandai melukis dan kemudian lukisannya yang indah dan artistik tersebut digantung di dekat altar dan mengundang decak kagum banyak umat, rasanya tidak banyak. Dan dari sedikit rama yang bertalenta khusus tersebut satu di antaranya adalah Rama Ignatius Andita Triayanto MSF yang bertugas di Paroki Santo Petrus dan Paulus Minomartani, Sleman, DIY.

Dan hebatnya, semua lukisan Rama Andita digunakan di atas media kertas linen dengan mengunakan ballpoint sebagai alat lukisnya. Lukisan Rama Andita yang kemudian hasil repronya dipajang di dua gereja di Paroki Minomartani, Gereja Condongcatur dan Gereja Minomartani, adalah lukisan Santo Petrus dan Paulus yang saling berangkulan. Lukisan ini berukuran 110 cm kali 80 cm.

Omong-omong soal bakat, Rama Andita menduga kemampuannya tersebut turun dari ayahandanya yang seorang pelukis teralis jendela. “Sejak SMP saya sudah  mulai menggambar di kanvas. Waktu SMA saya ikut beberapa lomba. Kemudian di seminari saya mulai melukis kartun atau dekoratif terutama bunga dan ikan,” ujar Rama Andita.

Perihal penggunaan media yang unik, kertas dan ballpoint, Rama Andita mengatakan mulai mencoba saat bertugas sebagai pastor di Tanjung Selor, Kalimantan Timur. # Soni/Komsos Minomartani

No comments