Header Ads

Breaking News

Peringati HUT RI, Seminaris Mertoyudan Tanam 71 Pohon

REBOISASI: Seminaris Seminari Menengah Mertoyudan menanam 71 Damar sebagai aksi reboisasi di halaman seminari. (Foto: Giovanni)
Terinspirasi oleh ajakan Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si’ untuk merawat bumi, komunitas Seminari Menengah St Petrus Canisius, Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, mengadakan aksi reboisasi atau penanaman kembali pohon di halaman depan seminari. 

Aksi reboisasi ini dilatarbelakangi penebangan 18 pohon Palem Raja yang telah pembusukan batang akibat terjangkit virus. Pembusukan pohon ini telah mengakibatkan beberapa tumbang dan menimpa kendaraan yang diparkir di halaman tersebut.

Kegiatan penebangan ini sempat menuai pro dan kontra. Pasalnya, beberapa merasa sayang, karena pohon Palem Raja tersebut sudah berusia 50 tahun. Dan akibat penebangan ini halaman seminari menjadi panas. 

Ensiklik Laudato Si’ kemudian menjadi inspirasi untuk melakukan aksi reboisasi di halaman seminari. Dan peringatan HUT ke-71 Republik Indonesia dijadikan momen penting untuk merealisasi aksi reboisasi ni. 

Aksi ini diselenggarakan usai para pastor, seminaris, dan guru mengikuti upacara hari kemerdekaan se-kecamatan di lapangan Pandasari, Rabu (17/8). Sebelum reboisasi dilakukan, diadakan ibadat yang dipimpin oleh staf seminari Rama Agustinus Suryo Nugroho Pr. 

Penanaman pohon pun segera dilakukan usai ibadat. Ke-18 pohon tersebut ditanam oleh beberapa kelompok tarekat yang turut mengelola Seminari Menengah St Petrus Canisius. Mereka adalah Keuskupan Agung Semarang, Serikat Yesus (SJ), Misionaris Keluarga Kudus (MSF), dan Suster Carolus Boromeus (CB), serta  Keuskupan Agung Jakarta dan Keuskupan Purwokerto. Tak ketinggalan para staf guru, Ikatan Alumni Seminari Mertoyudan (IASM), dan masyarakat sekitar daerah Mertoyudan.

Sementara itu Rektor Seminari Menengah St Petrus Canisius Rama TB Gandhi Hartono SJ berpesan, “Tujuan Paus Fransiskus mengeluarkan ensiklik Laudato Si’ yakni mengajak kita ambil bagian merawat bumi pertama-tama demi kelangsungan hidup manusia. Namun, penebangan pohon Palem Raja yang terkena virus dan terancam roboh dengan sendirinya pun perlu ditempatkan dalam kerangka menjaga keselamatan hidup manusia. Terima kasih kepada para pendahulu seminari yang menanam sejumlah pohon yang menyejukkan kompleks seminari ini.” 

SIRAM: Rama Agustinus Suryo Nugroho Pr menyiram beberapa pohon yang ditanam
Rama Gandhi menambahkan, “Kini, dalam rangka HUT ke-71 RI, kita ingin ikut melestarikan bumi, rumah kita ini, dengan mengganti 18 pohon yang telah rusak dan ditebang tersebut dengan menanam 71 pohon, yakni pohon Damar dan pohon-pohon buah. Semoga pohon-pohon ini menemani dan menjadi saksi langkah perjuangan panggilan kita terutama bagi teman-teman seminaris yang tengah meniti jalan panggilan imamat mulia di tempat ini.” # Giovanni Mahendra Christi MSF

No comments