Header Ads

Breaking News

OMK BSB Gelar Sejuta Warna Bagi Gereja dan Negara

Ide orang muda senantiasa segar. Segar pula perayaan Ekaristi Kaum Muda (EKM) yang diselenggarakan oleh Orang Muda Katolik (OMK) St Petrus Krisologus Stasi Bukit Semarang Baru (BSB), Paroki St Teresia Bongsari, Sabtu (20/8). Perayaan Ekaristi kali ini dipimpin oleh Rama Gregorius Suprayitno Pr (Pastor Paroki St Ignatius, Krapyak).

Tema EKM kali ini adalah ‘Berjuang dalam Sejuta Warna Bagi Gereja dan Negara’. “Maksud dari tema ini adalah meski orang muda terdiri dari berbagai macam karakter, asal-usul, usia, sifat, pendapat, suku, dan sebagainya, orang muda harus tetap bersatu dan berjuang bagi gereja dan negara. Seperti yang selalu diserukan oleh almarhum Mgr Albertus Soegijapranata bahwa kita harus menjadi 100 % Katolik dan 100 % Indonesia,” ucap ketua panitia EKM, Maria.

Dalam gelar EKM ini, OMK BSB menggandeng OMK Paroki-paroki lain di Rayon Barat-Utara atau yang disingkat Rayon Barut. Tentu ini juga mempunyai tujuan. “Tujuannya supaya teman-teman OMK di Rayon Barut semakin mengenal, semakin solid, dan semakin bekerja sama. 

Ekaristi Kaum Muda ini diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh OMK Wilayah Boja. Tampak betapa patriotismenya mereka ketika mengibarkan sang Merah Putih. Suasana semakin kidmat oleh iringan paduan suara OMK BSB.
OMK Bongsari kebagian membawa persembahan berupa gunungan yang terdiri atas makanan 4 sehat 5 sempurna. Ada sayur-sayuran, buah-buahan, padi, lauk-pauk dan ingkung. 

Sebelum berkat penutup anak-anak PIR tampil bersama Rama Gregorius menyanyikan lagu ‘Pro Ecclesia et Patria’, yang merupakan salah satu lagu dari album ke-3 yang dibuat oleh Rama Gregorius Suprayitno.

Usai perayaan Ekaristi diadakan berbagai pentas seni dari para OMK Rayon Barut maupun OMK rayon lainnya. Pentas seni yang ditampilkan yaitu flashmob dari Putera-puteri Altar BSB; jathilan dari OMK Krapyak; akustik dari OMK Boja, OMK Tanah Mas, OMK BSB; musikalisasi puisi dari OMK Mijen; teater dari OMK Karangpanas, band dari OMK Ngaliyan. Ditampilkan pula live mural yang dipersembahkan oleh mahasiswa fakultas arsitektur dan desain dari Universitas Katolik Soegijapranata. # M Prasetyaningtyas