Header Ads


Breaking News

Belajar Sejarah, OMK Tumbuhkan Patriotisme

Untuk menjaga semangat nasionalisme dan patriotisme umat Katolik, khususnya kaum muda, OMK Paroki St Ignatius Magelang mengadakan acara malam tirakatan, Misa Syukur serta upacara bendera. Pada tahun  ini, malam tirakatan mengambil bentuk Saresehan Sejarah dengan menghadirkan narasumber veteran Stefanus Soehendro, Rama Dr FX Baskara Tulus Wardaya SJ, serta Chanda Gusta Wisnuwardana SPd.

Rama Baskara SJ (berdiri) memaparkan sejarah Indonesia demi menumbuhkan semangat nasionalisme OMK. (Foto: Anton W)
Saresehan ‘Magelang Berdarah untuk Indonesia’  ini berlangsung di Panti Mandala, Selasa malam (16/8) dan dihadiri 100 lebih  kaum muda dari Paroki St Ignatius, siswa-siswi SMA Kristen Indonesia Magelang, Seminari Menengah St Petrus Canisius Mertoyudan, SMK Pius X Magelang, serta umat paroki. 

Mengawali saresehan, Stefanus Soehendro, veteran berusia 92 tahun dengan lancar menceritakan pengalaman berjuang  di Kota Magelang dan sekitarnya mulai dari zaman Jepang, era Perang Kemerdekaan hingga mempertahankan kemerdekaan pada masa Agresi Militer Belanda.

Pada sesi kedua, aktivis sejarah Chandra Gusta mengungkapkan, meskipun Magelang merupakan kota kecil, namun memiliki peran penting sejak zaman kerajaan-kerajaan hingga Perang Kemerdekaan. 

Sejarawan Rama Baskara SJ membagi periode sejarah Indonesia menjadi 3, yakni era Pra-Kolonial, era Kolonial, serta era Pasca-Kolonial. Dalam sejarah Indonesia modern, pemuda memiliki peran sangat penting di garis depan, mulai dari era kebangkitan nasional, era perjuangan kemerdekaan sampai era reformasi. # Anton Wijayanto

No comments